
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Kakanwil Tekankan Integritas dan Semangat Bertumbuh
Surabaya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto melantik dan mengambil sumpah/janji 29 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Fungsional di Aula Raden Wijaya Kanwil Kemenkum Jatim, Selasa (9/6). Dalam momentum yang menandai dimulainya perjalanan pengabdian para ASN tersebut, Haris menekankan pentingnya menjaga integritas, terus mengembangkan kompetensi, serta membangun budaya kerja kolaboratif.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto. Kegiatan pelantikan turut dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Soleh Joko Sutopo, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Pahlevi Witantra, Kepala Balai Harta Peninggalan Surabaya Hendra Andi Gurning, jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Jatim dan BHP Surabaya, serta keluarga para pegawai yang dilantik.
Dalam sambutannya, Haris mengajak para pegawai yang baru dilantik untuk memaknai sumpah dan janji jabatan bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral yang harus dipegang sepanjang karier sebagai aparatur negara.
“Ada sebuah momen yang saya yakin pernah dirasakan oleh setiap orang yang hari ini berdiri di ruangan ini. Ketika Saudara mengucapkan sumpah, dan tiba-tiba menyadari bahwa kata-kata itu bukan sekadar kalimat yang dibacakan, melainkan janji yang akan dibawa sepanjang karier, bahkan sepanjang hidup,” ujarnya.
Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati masa orientasi sebagai CPNS selama satu tahun. Menurutnya, perjalanan tersebut tidak hanya mengajarkan aspek teknis pekerjaan, tetapi juga membentuk karakter, ketahanan, dan integritas sebagai ASN. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi PNS diperoleh melalui proses pembuktian dan kerja nyata.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para senior dan rekan kerja yang selama ini mendampingi para CPNS dalam menjalani masa orientasi. Menurut Haris, keberhasilan pelantikan tersebut tidak terlepas dari peran para pembimbing yang dengan sabar berbagi pengalaman dan pengetahuan di lingkungan kerja.
Dalam kesempatan itu, Haris menyoroti keberagaman jabatan yang diemban oleh para pegawai yang dilantik, mulai dari Analis SDM Aparatur, Pranata Komputer, Analis Hukum, Analis Kebijakan, Perancang Peraturan Perundang-undangan, Analis Kekayaan Intelektual hingga Kurator Keperdataan. Menurutnya, perbedaan keahlian tersebut merupakan kekuatan yang harus disinergikan untuk mendukung kinerja organisasi.
“Kita tidak sedang mencari Superman. Kita sedang membangun Super Team. Sinergi adalah cara kita bekerja, kolaborasi adalah identitas kita. Kekuatan sejati lahir bukan dari kehebatan individu, melainkan dari keutuhan tim yang bergerak dalam satu irama dan satu arah,” tegas Haris.
Lebih lanjut, Haris mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan titik awal untuk terus belajar dan berkembang. Ia meminta seluruh ASN yang baru dilantik agar tidak cepat berpuas diri dan senantiasa meningkatkan kompetensi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
“Hari ini bukan hari terakhir kalian harus membuktikan diri. Hari ini adalah hari pertama. Seorang ASN yang merasa cukup dengan jabatan yang disandang hari ini adalah ASN yang sedang memilih untuk tidak bertumbuh. Negara membutuhkan pegawai yang adaptif, yang terus relevan, dan tidak takut berubah ketika zaman berubah,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Haris juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang telah menjadi sumber dukungan bagi para ASN. Ia berharap keluarga terus menjadi pengingat agar para pegawai tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.
Menutup arahannya, Haris mengajak seluruh pegawai yang baru dilantik untuk menjadi bagian dari tim yang tangguh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi reformasi hukum.

