DEPOK — Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural serta Potensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Kementerian Hukum resmi dimulai pada Jumat (25/7). Kegiatan hari pertama ini digelar di Wisma Tamu Kampus Pengayoman, Cinere, Depok, dan diikuti oleh 58 pejabat eselon II dari seluruh Indonesia, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Wijanarko.

Penilaian Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenkum Dimulai, Kakanwil Jatim Hadir Didampingi Kadiv Yankum
DEPOK — Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural serta Potensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Kementerian Hukum resmi dimulai pada Jumat (25/7). Kegiatan hari pertama ini digelar di Wisma Tamu Kampus Pengayoman, Cinere, Depok, dan diikuti oleh 58 pejabat eselon II dari seluruh Indonesia, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Wijanarko.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, dalam sambutannya menekankan pentingnya penilaian kompetensi untuk memperkuat manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, tantangan kepemimpinan ke depan semakin kompleks dengan tuntutan transformasi digital, tata kelola SDM, hingga isu korupsi yang harus diantisipasi dengan hadirnya pemimpin berintegritas, adaptif, dan inovatif.
“SDM unggul adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045. Pemimpin harus mampu memfasilitasi pengembangan kompetensi, menginspirasi, dan memberdayakan tim secara kolaboratif,” ujarnya.
Penilaian kompetensi ini dilaksanakan secara tatap muka melalui tahapan Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara di Gedung Assessment Center BPSDM Hukum. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (26/7).
Penilaian dilakukan untuk memetakan profil kompetensi pejabat, sebagai dasar penempatan jabatan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Permenpan RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN.
Haris Sukamto menyatakan komitmen para pimpinan tinggi pratama dari Jawa Timur untuk mengikuti penilaian dengan sungguh-sungguh.
“Kami bertekad melaksanakan penilaian ini secara maksimal dan bertanggung jawab sebagai bentuk kontribusi mendukung manajemen talenta di lingkungan Kementerian Hukum,” ujar Haris.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan profil kompetensi pimpinan tinggi pratama yang objektif dan akuntabel, guna mendukung penguatan tata kelola organisasi yang adaptif dan berdaya saing.
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#AksiNyataSejahtera
#KerjaTerlaksana

