
Warga Surabaya Antusias Manfaatkan Mobile IP Clinic Serbu CFD Darmo
SURABAYA – Masalah utama kekayaan intelektual bukan hanya kesadaran, tetapi akses. Hal ini coba dijawab Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur melalui layanan Mobile Intellectual Property Clinic di Car Free Day Jalan Darmo.
Dalam satu hari pelaksanaan, tercatat 32 orang memanfaatkan layanan konsultasi KI secara langsung.
Angka inimenunjukkan adanya kebutuhan nyata di masyarakat. Artinya, ketika layanan didekatkan, ada yang datang.
Layanan ini menjawab hambatan klasik: masyarakat tidak tahu prosedur, tidak tahu biaya, dan tidak tahu harus ke mana.
“Pendekatan jemput bola menjadi kunci. Kalau menunggu masyarakat datang ke kantor, jangkauannya terbatas,” ujar panitia.
Model ini efektif, tetapi skalanya masih kecil. Tantangannya ada pada konsistensi dan perluasan jangkauan, termasuk ke wilayah luar kota hingga pulau terluar.

