
Kanwil Kemenkum Jatim Ikuti Anev Kinerja B04 Tahun 2026, Dorong Perbaikan Organisasi Berbasis Evaluasi
Surabaya - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja Kementerian Hukum B04 Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom, Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong perbaikan organisasi berbasis hasil evaluasi, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan kualitas pelaksanaan program di lingkungan Kementerian Hukum.
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat Jenderal tersebut diikuti oleh seluruh satuan kerja, termasuk Kanwil Kemenkum Jatim. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Wilayah Haris Sukamto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Soleh Joko Sutopo, serta jajaran pejabat manajerial dan non-manajerial.
Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kantor wilayah atas konsistensi dalam pelaporan kinerja harian. Ia menegaskan bahwa laporan yang disusun secara rutin tersebut, menjadi instrumen penting dalam proses evaluasi organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah atas keaktifan dalam pembuatan laporan kinerja harian. Dengan adanya analisis dan evaluasi ini, harapannya tujuan perbaikan organisasi dapat kita capai,” ujar Nico.
Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas capaian perjanjian kinerja, rencana aksi, serta sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian, termasuk percepatan pelaksanaan program, peningkatan kualitas layanan publik, hingga penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Hukum.
Kepala Kanwil Kemenkum Jatim Haris Sukamto menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ia menyebut sinergi seluruh jajaran menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi.
“Kami akan menindaklanjuti setiap hasil analisis dan evaluasi ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja yang lebih optimal dan akuntabel,” kata Haris.
Melalui pelaksanaan anev ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk Kanwil Kemenkum Jawa Timur, semakin responsif dalam mengidentifikasi kendala, memperkuat kualitas perencanaan, serta memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

